Peningkatan Kapasitas Tahap Perencanaan Seri 3

Kamis, 23 Juli 2026|

Kegiatan Pamsimas kembali menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tahap Perencanaan Seri 3 pada tanggal 20–22 Juli 2026. Acara ini diikuti oleh seluruh tenaga pendamping Kegiatan Pamsimas TA 2026 yang terdiri Koordinator Wilayah, Asisten Pendamping Bidang Keuangan (APK), Asisten Pendamping Bidang Air Minum (APAM)m Asisten Administrasi dan Keuangan (AAK) serta Fasilitator Masyarakat. Tujuan utama kegiatan adalah memperkuat pemahaman teknis  khususnya Perencanaan SPAM bagi tenaga pendamping Pamsimas. Peserta dibekali dengan materi yang relevan dengan tantangan lapangan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman dan solusi nyata.

Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian sesi yang terstruktur dan interaktif. Materi mencakup penyampaikan kemajuan pelaksanaan kegiatan tingkat masyarakat yaitu pelaksanaan Sosialisasi Desa (Sosdes) dan Pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) serta progress penginputan data pada SIM Pamsimas untuk Modul 1 dan Modul 2 terkatai data Sosdes dan Pembentukan Pokmas. Selain itu juga disampaikan materi teknis tentang Perancangan SPAM yang terdiri dari topik Prinsip Perencanaan SPAM, Perencanaan Unit Air Baku, Unit Produksi, Unit Distribusi dan layanan/SR. Materi pertama tentang prinsip Perencanaan SPA disampaikan oleh Kasubdit Kelembagaan dan Wilayah Strategis, Suryanto. Adapun materi yang disampaikan antara lain Dasar Hukum Perencangan SPAM, Prinsip Perencanaan SPAM, Kreteria Teknis Perencanaan SPAM, Alur Perencanaan SPAM, Skema Pengaliran dan Pengolahan, Perhitungan Hidrolis, serta Penyusunan DED dan RAB.

Materi lainnya disampaikan secara bergantian oleh Tim Konsultan Advisory Pamsimas (KAP). Selain secara ceramah tanya jawab, juga dilakuan simulasi oleh peserta. Pada materi Perencanaan Unit Distribusi, peserta diajak untuk bersimulai membuat jaringan perpipaan melalui aplikasi EPANET. Sesi materi dilakukan sesi tanya jawab untuk mendorong partisipasi aktif peserta dan pertukaran gagasan. Semua sesi dirancang agar peserta dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan sarana air minum. Peserta diajak memahami bagaimana kontribusi masyarakat dapat memperkuat rasa memiliki terhadap sarana yang dibangun. Selain itu, praktik simulasi dilakukan untuk melatih keterampilan teknis dalam perencanana jaringan distribusi. Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan masyarakat lebih siap menjaga keberlanjutan sarana. Hal ini sejalan dengan prinsip dasar Pamsimas yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

Dibagian akhir, seluruh provinsi diminta untuk membuat simulasi design dan RAB untuk 1 desa untuk kemudian dibahas bersama-sama secara bergantian. (Juli 2026/KAP Pamsimas).

Bagikan tulisan ini

Ikuti kami di media sosial

Apakah Anda memiliki tulisan berita, artikel, atau cerita menarik terkait Program Pamsimas yang ingin dibagikan kepada masyarakat luas? Anda bisa mengirimkannya melalui email site.pamsimas@gmail.com

Tulisan terkini