Kebumen, Jawa Tengah – Desa Karangbolong Kecamatan Buayan ┬ámerupakan satu dari 16 lokasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) regular tahun 2020 di Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah.

Melalui program Pamsimas dibangun sistem penyediaan air minum dan sanitasi (SPAMS) perdesaan berupa 1 buah sumur gali komunal, 2 buah reservoir (bak penampung), 2 buah rumah panel, 2 buah pompa submersible, 2 jaringan listrik, dan jaringan pipa distribusi sepanjang 3600 meter.

Untuk kegiatan sanitasi dibangun sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebanyak 6 buah di lingkungan sekolah dan 2 buah CTPS ditempatkan di areal publik.

Bersamaan pembangunan sarana air minum dan sarana sanitasi, warga juga melakukan kegiatan PDTA (Perlindungan Daerah Tanggakan Air) untuk menjaga kelestarian sumber air baku dengan menanam 25 bibit pohon manggis dan durian di sekitar areal bangunan sumur komunal.

Secara keseluruhan SPAMS yang dibangun menghabiskan biaya Rp 350 Juta, yang bersumber dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) APBN sebesar Rp 245 Juta, APBDes sebesar Rp 35 Juta, dan sisanya Rp 70 Juta merupakan swadaya masyarakat berupa uang tunai (in-cash) Rp 14 Juta dan dalam bentuk material lokal dan tenaga kerja (in-kind) senilai Rp 56 Juta.

Pada tahap awal ini sudah terpasang sebanyak 60 Sambungan Rumah (SR) dengan biaya swadaya masyarakat dari target 130 SR dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM).

Seiring dengan telah selesainya pembangunan SPAMS melalui program Pamsimas, dilaksanakan uji fungsi sarana terbangun oleh Tim dari DPMU Pamsimas Kab. Kebumen yang terdiri dari Iksanudin, SST, MT dari unsur Dinas PUPR Kab. Kebumen, Sukirno, SSos dari Dispermasdes P3A Kebumen, dan Joko Irianto dari unsur Bappeda Kab. Kebumen, serta Abror, BA dari Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kab. Kebumen, Senin (14/09/2020)

Tim DPMU Pamsimas Kab. Kebumen melakukan pengecekan lapangan terhadap SPAMS terbangun mulai dari sumur gali, reservoir, perpipaan, pompa, dan sarana CTPS, serta sambungan rumah (SR). Pengecekan dan pengamatan di lapangan untuk mencocokkan spesifikasi teknis dan keberfungsian sarana terbangun. Tim juga melakukan diskusi dengan warga penerima manfaat untuk  memastikan sarana menjangkau layanan di daerah/dusun yang tepat.

Dari hasil uji fungsi dan pengecekan lapangan, Tim DPMU Pamsimas Kab. Kebumen menyatakan puas. DPMU memberikan apresiasi kepada Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dan Satlak yang dapat menyelesaikan program Pamsimas dan bahkan selesai lebih cepat dari yang dijadwalkan. Apresiasi juga diberikan kepada pemerintah desa atas dukungannya kepada KKM dan Satlak. Selanjutnya, Iksanudin meminta agar masyarakat memberikan dukungan penuh kepada KPSPAMS yang akan mengelola sarana selanjutnya.

Sementara itu Koordinator Pamsimas (DC) Kab. Kebumen Tazrian Noordi mengingatkan kepada KPSPAMS agar mulai menyusun rencana kerja operasional, pemeliharaan dan pengembangan sarana menuju 100% akses air minum dan sanitasi. Untuk itu ia mengingatkan fasilitator masyarakat dan fasilitator senior agar terus memberikan dampingan kepada KPSPAMS dalam menyusun rencana kerja KPSPAMS dan SOP operasional dan pemeliharaan SPAMS yang berkelanjutan.

Kepala Desa Karangbolong, Pasiman, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah mengalokasikan program Pamsimas di Desa Karangbolong, sehingga permasalahan krisis air bersih di desa mulai dapat diatasi. Pasiman berjanji, pemerintah desa akan mengalokasikan anggaran melalui APBDes setiap tahun untuk mendukung keberlangsungan sarana dan keberlanjutan pelayanan air minum hingga seluruh masyarakat dapat mengakses air minum.

Sementara itu Sukirno, SSos dari Dispermasdes P3A Kab. Kebumen berpesan agar sarana air minum dan sarana sanitasi yang telah dibangun benar benar dikelola dengan baik dan berkelanjutan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan pemerintah desa, KKM, KPSPAMS dan masyarakat pengguna air juga dibutuhkan agar sarana berkembang dan dapat melayani seluruh masyarakat Desa Karangbolong.

Joko Irianto dari Bappeda Kab. Kebumen meminta komitmen pemerintah desa dan masyarakat agar iuran (sesuai tarif) untuk menunjang operasional dan pemeliharaan SPAMS benar-benar diterapkan sehingga perwujudan 100% sambungan rumah sebagaimana ditetapkan dalam RKM dapat terealisasi.

Selanjutnya Tim DPMU Kab. Kebumen akan melanjutkan uji fungsi ke desa lainnya baik reguler, HKP dan HID, dengan target seluruh desa lokasi Pamsimas tahun 2020 telah dilakukan uji fungsi selambatnya awal minggu kedua bulan Oktober 2020.

Hadir dalam kegiatan uji fungsi antara lain Surahman, Kasi PM Kecamatan Buayan; Agus Murdiono dan Sulastri dari Dinas PUPR bidang Cipta Karya Kab. Kebumen; Dedy Hendratama, Co DC Pamsimas Kab. Kebumen; Teguh Widodo, Fasilitator Senior Pamsimas Kab. Kebumen; Tim Fasilitator Masyarakat, KKM/Satlak dan KPSPAMS Desa Karangbolong, dan tokoh masyarakat Desa Karangbolong. (Tazrian Noordi-DC Kab. Kebumen/Hartono Karyatin-Media Sp PAMSIMAS).