{"id":40488,"date":"2021-12-09T10:25:50","date_gmt":"2021-12-09T03:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=40488"},"modified":"2021-12-09T10:25:50","modified_gmt":"2021-12-09T03:25:50","slug":"bina-pemdes-perkuat-pemerintah-desa-capai-100-akses-air-minum-sanitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=40488","title":{"rendered":"Bina Pemdes Perkuat Pemerintah Desa Capai 100% Akses Air Minum-Sanitasi"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:1248px;margin-left: calc(-4% \/ 2 );margin-right: calc(-4% \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:1.92%;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:1.92%;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:1.92%;--awb-spacing-left-medium:1.92%;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:1.92%;--awb-spacing-left-small:1.92%;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:4px;\">S<\/span>urabaya, Jawa Timur<\/em><\/strong> &#8211; Direktur Jenderal Bina Pembangunan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri RI,\u00a0 Yusharto Huntoyungo menegaskan bidang air minum dan sanitasi merupakan salah satu bentuk kebutuhan dasar masyarakat desa yang mempunyai kaitan erat dengan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Yusharto saat membuka acara <em>Workshop<\/em> Penguatan Pemerintah Desa dalam Mendukung Kegiatan Air Minum dan Sanitasi Tahap II, untuk menjamin keberlanjutan pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) yang dibangun melalui kegiatan Pamsimas, di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Selasa (07\/12\/2021).<\/p>\n<p>Melalui penyelenggaraan <em>workshop<\/em> ini, Ditjen Bina Pemdes berupaya terus\u00a0 mendorong percepatan pemenuhan akses universal &#8211; 100% akses air minum dan sanitasi, di wilayah perdesaan dan pinggiran kota (peri urban).<\/p>\n<p>Yusharto\u00a0 menegaskan, berdasarkan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, secara ekplisit menyebutkan peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan dasar menjadi prioritas pembangunan di desa. Hal ini sesuai dengan kewenangan desa sebagai wujud penyelenggaraan pemerintahan desa.<\/p>\n<p>Pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, \u00a0yang menekankan pengelolaan air minum berskala desa, pengelolaan lingkungan permukiman masyarakat desa dan pembinaan kesehatan masyarakat, serta pengelolaan pos pelayanan terpadu.\u00a0 Peraturan Pemerintah tersebut menegaskan hal yang menjadi kewenangan desa dan merupakan kewenangan lokal berskala desa.<\/p>\n<p>Sebagai dukungan terhadap kewenangan desa khususnya dalam pengelolaan air minum berskala desa, pengelolaan lingkungan permukiman masyarakat desa dan pembinaan kesehatan masyarakat, serta upaya mewujudkan akses universal air minum dan sanitasi; Kementerian PUPR, Kemendagri, Kemendes-PDTT, Kemenkes, dan Kementerian PPN\/Bappenas, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa, secara kolaboratif menyelenggarakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang menyasar masyarakat perdesaan dan pinggiran kota (peri urban).\u00a0 Program ini juga mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia dan Pemerintah Australia melalui DFAT.<\/p>\n<p>Diakhir sambutanya, Yusharto berharap peserta <em>workshop<\/em> dapat merumuskan dan mencari solusi terhadap belum terealisasinya APBDes <em>sharing<\/em> 10% dari RKM, sebagaimana telah disanggupi oleh pemerintah desa saat menyampaikan surat minat mengikuti Program Pamsimas.<\/p>\n<p><em>Workshop<\/em> Penguatan Pemerintahan Desa dalam Mendukung Kegiatan Air Minum dan Sanitasi, berlangsung selama empat hari, dimulai Senin (6\/12\/2021).\u00a0 <em>Workshop<\/em> diikuti sekitar 150 Kepala Desa terpilih dari pelaksana Program Pamsimas III \u00a0Tahun 2021 yang belum menuhi kewajiban APBDes <em>sharing<\/em> minimal sebesar 10% dari nilai RKM (Rencana Kerja Masyarakat) yang dipersyaratkan pada Program Pamsimas.\u00a0 Komitmen menyediakan APBDes <em>sharing<\/em> ini sebelumnya pernah disampaikan oleh kepala desa saat menyampaikan surat minat mengikuti Program Pamsimas.<\/p>\n<p>Sebagaimana dilaporkan Chaerul Dwi Sapta, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Ditjen Bina Pemdes sekaligus ketua pelaksana kegiatan,\u00a0 penyelenggaraan <em>workshop<\/em> dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada kepala desa terkait pengaturan tentang desa yang meliputi kewenangan desa, pedoman pembangunan desa, pengelolaan keuangan desa, aset pemerintah desa, pemberdayaan terhadap Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), peran BPD pada musyawarah desa, dan musyawarah antardesa\u00a0 serta\u00a0 upaya pengarusutamaan program air minum dan sanitasi ke dalam perencanaan dan penganggaran desa.<\/p>\n<p><em>Workshop<\/em> juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait target capaian dan kebijakan pengembangan\u00a0\u00a0 air minum dan sanitasi dan peran strategi pemerintah desa.\u00a0 Selain itu juga untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan belum terlaksanakanya pencairan APBDesa <em>sharing<\/em> 10% RKM dan merumuskan strategi pemecahannya, serta menyusun target waktu pencairan APBDesa.<\/p>\n<p>Salah seorang peserta <em>workshop<\/em> menyampaikan testimoni di hadapan peserta.\u00a0 Oon Saonah,\u00a0 wanita Kepala Desa Karacak Kabupaten Bogor menyampaikan, Program Pamsimas di desanya mampu menumbuhkan kembali jiwa gotong-royong di kalangan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air minum.<\/p>\n<p>\u201cWarga kami sangat antusias untuk mendapatkan air minum ini.\u00a0 Dengan adanya Pamsimas, masyarakat bergotong royong menyisir bukit untuk mendapatkan sumber air baku yang berjarak sekitar 12 km dari kampung.\u00a0 Sebelum ada Pamsimas, masyarakat mencari air di perbukitan dengan menggunakan motor, setelah ada Pamsimas air sudah sampai di rumah warga,\u201d tutur Saonah dengan semangat.<\/p>\n<p>Lain lagi yang disampaikan oleh Lakuning Ratno. Kepala Desa Teluk Papal Kabupaten Bengkalis ini menyampaikan, Program Pamsimas belum mampu menjangkau pelayanan air minum bagi seluruh warga desanya.\u00a0 Untuk itu, pemerintah desa berupaya mengalokasikan APBDes untuk membangun beberapa titik sumur bor agar menjangkau warga lebih banyak. \u00a0Ia menceritakan, beberapa dusun berada di kepulauan dan pesisir pantai dimana warga masyarakat\u00a0 biasa mengkonsumsi air asin.\u00a0 \u201cKami berharap dapat membeli alat RO melalui APBDes sehingga warga kami dapat mengkonsumsi air yang lebih layak,\u201d tutur Ratno menyampaikan keinginannya.<\/p>\n<p><em>Workshop<\/em> ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua CPMU Program Pamsimas Ditjen Bina Pemdes, Rahayuningsih, yang akrab dipanggil Yayuk.\u00a0 \u00a0Penyelenggaraan <em>workshop<\/em> ini sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan Pamsimas tahun 2021 yang menjadi tugas dan tanggung jawab Ditjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri.<\/p>\n<p>\u201cMenutup akhir tahun 2021 dan juga berakhirnya pendampingan fasilitator di desa, kami berharap pemerintah desa tetap melakukan pembinaan kepada KPSPAMS, mengembangkan kerja sama desa dan meneruskan pembangunan SPAMS hasil kegiatan Pamsimas untuk mempercepat tercapainya\u00a0 100% akses air minum dan sanitasi di desa,\u201d pinta Yayuk, sekaligus menjadi kata penutupnya.\u00a0 (<em>Endang Sri Rejeki-Asisten NMC\/ Hartono Karyatin<\/em>).<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-2px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-5 fusion-columns-total-10 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40489 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40490 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40491 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40492 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40493 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40494 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40495 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40496 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40497 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:2.5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-5 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-40498 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":40489,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[15,17],"tags":[],"class_list":["post-40488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-berita","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40488\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}