{"id":38386,"date":"2021-05-18T11:01:58","date_gmt":"2021-05-18T04:01:58","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=38386"},"modified":"2021-05-18T11:01:58","modified_gmt":"2021-05-18T04:01:58","slug":"peran-kaum-perempuan-dalam-menjaga-keberlanjutan-pelayanan-air-minum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=38386","title":{"rendered":"Peran Kaum Perempuan dalam Menjaga Keberlanjutan Pelayanan Air Minum"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:4px;\">K<\/span>epahiang, Bengkulu<\/em><\/strong><strong><em> &#8211;<\/em><\/strong> Dulu perempuan urusannya hanya berkutat di sekitar dapur, sumur dan kasur<em>.\u00a0 <\/em>\u00a0Dalam program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbaasis Masyarakat (Pamsimas), kaum perempuan diposisikan pada tempat penting, bahkan diwajibkan melibatkan kaum perempuan minimal 40% sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaksanaan program Pamsimas.\u00a0 Kelompok perempuan diberikan penguatan kapasitas untuk mengambil keputusan dan bergerak maju untuk berkiprah dalam keberlanjutan pelayanan kebutuhan sosial dasar akan air minum dan sanitasi bagi masyarakat disekitarnya.<\/p>\n<p>Desa Cirebon Baru Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu merupakan penerima program Pamsimas tahun 2018.\u00a0 Desa ini dihuni 267 KK dengan 904 jiwa.\u00a0 Melalui program Pamsimas dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berupa \u00a0sumur bor dilengkapi menara air.\u00a0 Saat ini sudah terpasang sebanyak 120 sambungan rumah (SR) namun belum dilengkapi dengan meteran air.<\/p>\n<p>Sarana air minum yang dibangun melalui program Pamsimas masih terawat dan berfungsi dengan baik.\u00a0 Sarana tersebut dikelola oleh masyarakat dengan membentuk Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS).<\/p>\n<p>Nur Aini, perempuan 30 tahun yang akrab disapa Bu Aini, meruapakn salah satu punggawa atau pengurus KPSPAMS.\u00a0 Sebagai seorang perempuan, ia tidak pantang melakukan pekerjaan menantang dalam melakukan pengelolaan SPAM agar tetap berfungsi dan secara terus menerus memberikan manfaat untuk masyarakat.\u00a0 Ia tidak segan untuk memanjat bangunan menara air (tower) setiap saat untuk mengecek\/mengontrol air, bahkan melakukan pengurasan dan pembersihan bak penampungan pun dilakukannya.<\/p>\n<p>Tidak hanya pekerjaan fisik yang dilakukan, Aini juga rajin mengunjungi rumah warga untuk mengumpulkan iuran air dan melakukan pencatatan\/pembukuan setiap iuran yang masuk serta mempertanggungjawabkan setiap penggunaan dana iuran.\u00a0 Saat ini uang kas yang tersimpan di bendahara sebanyak Rp 800.000.<\/p>\n<p>Ibu rumah tangga \u00a0dengan dua orang putri ini tidak segan menegur dan memberikan pemahaman kepada warga masyarakat yang terlambat membayar iuran.\u00a0 \u00a0\u201cJika banyak warga yang terlambat membayar iuran air akan mempengaruhi operasional pelayanan air minum kepada warga yang lainnya, karena pompa dijalankan dengan listrik.\u00a0 Jika masyarakat banyak yang terlambat membayar iuran, pompa tidak bisa dioperasikan karena tidak cukup uang untuk membeli token listrik,\u201d ungkap Aini sambil mencatat iuran yang diterima dari warga.<\/p>\n<p>Keseriusan Aini untuk menjaga keberfungsian SPAM terbangun ini tentu ada alasannya.\u00a0 Ia menceritakan, sebelum ada program Pamsimas, selama bertahun-tahun masalah air minum menjadi hal yang sangat meresahkan warga desa.\u00a0 \u201cSebagai seorang ibu rumah tangga saya sangat merasakan susahnya mendapat akses air minum, apalagi sungai jauh dari pemukiman.\u00a0 Sebenarnya Desa Cirebon Baru sudah ada pipa PDAM yang melintasi desa tetapi tidak pernah ada airnya, sehingga kami sangat resah, mau tidak mau kami sangat butuh air untuk hidup,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Harapan untuk mendapatkan kemudahan akses air minum menjadi semangat bagi Aini untuk ambil bagian dalam setiap proses tahapan kegiatan Pamsimas. \u00a0Pada saat pemilihan anggota KPSPAMS Aini terplih sebagai anggota.\u00a0 Sebagai pengurus KPSPAMS ia tekun mengikuti setiap kegiatan pelatihan, baik pelatihan teknis maupun keuangan dalam pengelolaan SPAM.<\/p>\n<p>Keresahan Aini untuk mendapatkan air minum telah terobati dengan hadirnya SPAM yang dibangun melalui program Pamsimas.\u00a0 Kini, ia dan warga Desa Cirebon Baru tidak lagi resah memikirkan susahnya mencari air bersih\/minum untuk kebutuhan\u00a0 sehari-hari.\u00a0 Kesadaran dalam menghemat penggunaan air perlu ditanamkan kepada masyarakat mengingat baru ada satu sumur bor dan satu menara air dengan sebanyak 120 sambungan rumah (SR).\u00a0 KPSPAMS perlu mewujudkan tambahan 140-an sambungan rumah lagi untuk warga masyarakat lainnya.\u00a0 Kondisi ini mendorong pengurus KKM dan KPSPAMS Desa Cirebon Baru untuk mengajukan program HID (Hibah Insentif Desa) tahun 2020 untuk menambah satu sumur bor dan satu menara air (lagi).<\/p>\n<p>Ilmu yang diterimanya selama mengikuti pelatihan menjadi bekal bagi Aini untuk menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.\u00a0 Demi air dapat mengalir ke setiap rumah warga, semua pekerjaan yang dapat dilakukan ia kerjakan dengan ringan tangan tanpa menunggu orang lain bergerak.\u00a0 Aini memiliki prinsip\u00a0 \u201c<em>K<\/em><em>alau pacak dikerjoi ngapo pulo nunggu orang lain yang ngerjoi<\/em><em>,<\/em>\u201c katanya, yang maknanya kalau bisa kita kerjakan mengapa harus menunggu yang lain mengerjakan.<\/p>\n<p>Semoga jerih payah Aini dalam potret keberlanjutan pelayanan air minum dapat menjadi inspirasi bagi peremuan lain di pelosok nusantara untuk mau belajar dan mendedikasikan diri sebagai warga yang peduli dan mengambil peran bersama kaum laki-laki dalam membangun negeri melalui penyediaan air minum dan sanitasi demi menjamin akses pelayanan air minum yang berkelanjutan. (<em>Andy Jusita-DC Kepahiang\/Endang Sri Rejeki-NMC\/Hartono<\/em>).<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-5px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-4 fusion-columns-total-4 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-38387 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-38388 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-38389 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-38390 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":38391,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[13,17],"tags":[],"class_list":["post-38386","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-artikel","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38386","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38386"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38386\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}