{"id":37759,"date":"2021-03-24T14:51:56","date_gmt":"2021-03-24T07:51:56","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=37759"},"modified":"2021-03-24T14:51:56","modified_gmt":"2021-03-24T07:51:56","slug":"pendapatan-kpspams-desa-paya-bili-ii-kab-aceh-timur-rp-70-juta-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=37759","title":{"rendered":"Pendapatan KPSPAMS Desa Paya Bili II Kab Aceh Timur Rp 70 Juta\/Tahun"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:4px;\">A<\/span>ceh Timur<\/em><\/strong><em>, <strong>Aceh<\/strong><\/em> <strong>&#8211;<\/strong> Masyarakat Desa Paya Bili II Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh sudah lama merindukan adanya air bersih untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. \u00a0\u00a0Hal tersebut disampaikan Gusniar, Ketua Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) \u2018Mon Zam-Zam\u2019 Desa Paya Bili II saat menerima rombongan Tim Pamsimas Provinsi Aceh, Kamis (25\/02\/2021). Hadirnya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Paya Bili II tahun 2018 telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Desa Paya Bili II berbatasan langsung dengan Kota Langsa, yang dapat dicapai\u00a0 dari Ibukota Kabupaten Aceh Timur dengan waktu tempuh sekitar dua jam. \u00a0Masyarakatnya sebagian besar berprofesi sebagai pekebun, buruh perkebunan, dan petani, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI\/Polri.<\/p>\n<p>Gusniar menambahkan, sesuai dengan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) sarana air minum yang dibangun menghabiskan biaya secara keseluruhan Rp 340 juta.\u00a0 Biaya sebesar itu bersumber dari APBN sebesar Rp 238 juta, dan sisanya berasal dari APBDes dan kontribusi masyarakat baik tunai maupun dalam bentuk material lokal dan tenaga kerja\/gotong royong (<em>in-kind<\/em> dan <em>in-cas<\/em><em>h<\/em>).<\/p>\n<p>Sarana air minum yang dibangun terdiri dari bangunan <em>broncaptering<\/em> (bak penangkap mata air), reservoir, rumah pompa, jamban sekolah, sarana cuci tangan (CTPS) di sekolah dan jaringan pipa transmisi dan distribusi sepanjang 2.000 meter.<\/p>\n<p>Sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dibangun memanfaatkan sumber mata air yang jaraknya \u00b1 500 meter dari pemukiman warga. \u00a0Air yang berasal dari mata air ditampung dan diendapkan di <em>broncaptering<\/em> dan kemudian dipompa ke bak reservoir dan selanjutnya dialirkan secara gravitasi ke rumah-rumah warga.<\/p>\n<p>SPAM yang dibangun melalui program Pamsimas belum sepenuhnya dapat menjangkau pelayanan seluruh warga desa, hanya menyasar target pemanfaat sebanyak 508 KK atau 1.976 jiwa.\u00a0 Sampai saat ini sudah ada 196 unit sambungan rumah (SR) yang dilengkapi dengan meteran air.<\/p>\n<p>\u201cPada awalnya baru terpasang sambungan rumah sebanyak 25 unit yang dilengkapi dengan meteran air, kemudian bertambah lagi sebanyak 40 SR yang dibiayai dana desa.\u00a0 Dari iuran warga pemanfaat kemudian dilakukan pemasangan SR sebanyak 119 SR ditambah 12 SR dari Dana Alokasi Khusus (DAK).\u00a0 Secara keseluruhan total sambungan rumah sebanyak 196 SR,\u201d tutur Guniar.\u00a0 \u201cSaat ini masih ada 312 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga dusun yang belum terpasang SR,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>KPSPAMS \u2018Mon Zam-Zam\u2019 telah mendapatkan tambahan dana untuk perluasan dan pengembangan jaringan perpipaan sepanjang 2.000 meter, pengadaan pompa grunfos 3 unit, dan bantuan 60 unit jamban sehat bagi masyarakat yang belum memiliki jamban yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) yang dikelola Dinas PUPR Kabupaten Aceh Timur tahun anggaran 2020.<\/p>\n<p>Beti, seorang warga Desa Paya Bili II menuturkan, sebelum masuknya program Pamsimas ke desa, banyak warga masyarakat yang menggunakan air alur yang tercemar limbah rumah tangga sehingga menyebabkan gatal-gatal pada kulit.\u00a0 \u201cTapi apa boleh buat, karena kita memang butuh air untuk mandi, cuci pakaian, kalau beli <em>gak<\/em> sanggup uangnya <em>la<\/em> pak,\u201d kenang Beti.<\/p>\n<p>Hal yang sama disampaikan Suwardi, <em>Geuchik<\/em> (Kepala Desa, <em>RED<\/em>) Desa Paya Bili II, \u00a0program Pamsimas ini sangat bagus, selain air bersih yang sudah tersedia buat masak, mandi dan cuci pakaian, ada juga perubahan pola pikir masyarakat untuk membangun jamban di rumah masing-masing, karena air mudah didapat dan tersedia di rumah warga.<\/p>\n<p>\u201cProgram Pamsimas juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya pemuda\/pemudi melalui KPSPAMS,\u201d ungkap \u00a0<em>Geuchik<\/em>.<\/p>\n<p>Pemerintah desa terus memberikan dukungan untuk keberlanjutan sarana air minum di desa dengan mengalokasikan dana desa (DD) tahun 2019 untuk pemasangan sambungan rumah ke rumah warga.<\/p>\n<p>\u201cSampai dengan sekarang sudah terpasang 196 unit SR dilengkapi dengan meteran air yang dibiayai dari berbagai sumber dana, antara lain dana desa, DAK, dan swadaya masyarakat\/ iuran warga.\u00a0 Hal ini telah meningkatkan pendapatan KPSPAMS menjadi \u00a0Rp 70 juta per tahun, atau rata-rata pendapatan kotor per bulannya Rp 6-8 juta,\u201d terang Suwardi.<\/p>\n<p>Kepala desa meminta kepada pihak pengelola sarana air minum dan sanitasi \u2018Mon Zam-Zam\u2019 untuk meningkatkan kualitas air minum dan lebih meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat (<em>Suhendra, SSos I-FM C<\/em><em>D\/Ebiet Hamid, SE-DC Aceh Timur<\/em>\/<em>Bahagia Ishak Co PC Aceh\/Hartono Karyatin-NMC)<\/em>.<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-5px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-3 fusion-columns-total-9 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37760 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37761 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37762 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37763 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37764 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37765 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37766 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37767 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-37768 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":37760,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[15,17],"tags":[],"class_list":["post-37759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-berita","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=37759"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37759\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=37759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=37759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=37759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}