{"id":35589,"date":"2021-01-06T11:13:05","date_gmt":"2021-01-06T04:13:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=35589"},"modified":"2021-01-06T11:13:05","modified_gmt":"2021-01-06T04:13:05","slug":"sosok-perempuan-di-tengah-kiprah-kpspams-desa-putat-kabupaten-cirebon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=35589","title":{"rendered":"Sosok Perempuan di Tengah Kiprah KPSPAMS Desa Putat Kabupaten Cirebon"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:4px;\">C<\/span>irebon, Jawa Barat &#8211; <\/em><\/strong>Yuyun Yuningsih merupakan salah satu pengurus KPSPAMS \u2018Banjar Wijaya\u2019 Desa Putat Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.\u00a0 Ibu tiga anak kelahiran Cirebon, 8 Juli 1981 ini tinggal di Dusun III Rt 003 RW 003 Desa Putat. Ibu rumah tangga ini cukup aktif di berbagai kegiatan di wilayahnya termasuk menjadi salah satu anggota kader Posyandu dan kader PKK.<\/p>\n<p>Walaupun pendidikan hanya sampai sekolah Paket C, namun berkat ketekunan dan keaktifan di berbagai kegiatan lingkungan serta sering mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan pemerintah desa, kecamatan maupun kabupaten, sehingga memiliki pengetahuan tentang sosial maupun lingkungan. Istri E Robi Purnama ini tidak pernah mengeluh walaupun dengan aktif dan mengikuti berbagai kegiatan cukup menguras tenaga, waktu maupun fikiran tanpa memperoleh imbalan.\u00a0 Dengan ikhlas dan sabar ia termotivasi untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang sebanyak-banyaknya.<\/p>\n<p>Pada tahun 2018 Desa Putat mendapatkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Pamsimas III.\u00a0 Program tersebut mensyaratkan adanya keterlibatan kelompok perempuan dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengelolaan sarana terbangun.\u00a0 Karena keaktifan dan keramahannya dalam bersosialisasi, akhirnya Yuyun Yuningsih dipercaya masyarakat menjadi pengurus KPSPAMS (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi) untuk mengelola sarana air minum Pamsimas.<\/p>\n<p>Dari awal perencanaan sampai dengen pelaksanaan dan pengelolaan sarana, Yuyun selalu hadir dan aktif dalam semua kegiatan.\u00a0\u00a0 Ia terlibat aktif saat sosialisasi program, IMAS, penyusunan RKM maupun pada setiap pelatihan-pelatihan.\u00a0 Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia mampu menyerap semua pengetahuan tentang air minun dan urusan administrasi, walaupun untuk memahaminya diperlukan proses dan waktu untuk menyerapnya.<\/p>\n<p>Sosok yang ramah dan tegas ini sampai sekarang masih dipercaya menjadi Sekertaris\u00a0 KPSPAMS \u2018Banjar Wijaya\u2019 Desa Putat.\u00a0 Honor yang didapat sebagai pengurus KPSPAMS\u00a0 tidak seberapa, namun ia masih bertahan dan terdorong semangat untuk selalu melayani masyarakat terutama dalam pelayanan air bersih dan sanitasi.<\/p>\n<p>Sebelum adanya program Pamsimas \u00a0masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang layak untuk diminum dan memasak, lebih-lebih di musim kemarau.\u00a0 Masyarakat selalu antri dan harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Itulah yang memotivasi Yuyun untuk selalu aktif dalam pelayanan air bersih termasuk menjadi pengurus KPSPAMS \u00a0agar warga desa mudah mendapatkan pelayanan air minum.<\/p>\n<p>KPSPAMS \u2018Banjar Wijaya\u2019 saat ini mampu melayani kebutuhan air bagi 594 kepala keluarga (KK) atau 1.933 jiwa melalui 413 sambungan rumah (SR). \u00a0Jumlah pemanfaat sebanyak itu hanya dilayani dengan satu sistem sarana air minum yang dibangun melalui kolaborasi berbagai program dan pendanaan.\u00a0 Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) perdesaan yang dibangun melibatkan Program ABT tahun 2017 berupa sumur bor yang pengerjaannya dikerjakan pihak ketiga tanpa melibatkan masyarakat.\u00a0 Setahun kemudian, tepatnya 2018, datanglah program Pamsimas dengan membangun menara air kapasitas 32 M<sup>3<\/sup> dilengkapi jaringan perpipaan sepanjang 3.000 meter serta pembangunan jamban sekolah dan sarana cuci tangan (CTPS).\u00a0 Pada tahun 2020 KPSPAMS kembali mendapatkan bantuan program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) APBD tahun 2020. \u00a0\u00a0.<\/p>\n<p>Untuk mencapai jumlah pemanfaat sebanyak itu pada awalnya pengurus KPSPAMS mengalami kesulitan dan kendala, salah satunya karena pemahaman warga dan pengalaman sebelumnya dimana sarana air minum yang dibangun terbengkalai dan tidak bermanfaat untuk masyarakat. Pengalaman buruk dimasa lalu inilah yang menjadi tantangan KPSPAMS untuk membuktikan program Pamsimas akan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.\u00a0 Sosok Yuyun yang sering hadir dalam pengajian, kegiatan Posyandu, dan kegiatan-kegiatan ibu PKK lainnya serta rajin mensosialisasikan program Pamsimas, turut memberikan andil dan memberikan pemahaman positif kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Akhirnya dengan kesabaran, kegigihan dan keinginan yang kuat untuk merubah paradigma masyarakat bahwa program Pamsimas berberda, Yuyun bersama segenap pengurus KPSPAMS berhasil menarik minat masyarakat berpastisipasi dalam seluruh tahapan kegiatan Pamsimas, termasuk menarik minat warga untuk sambungan rumah dan membayar iuran.<\/p>\n<p>Ada kebanggaan tersendiri bagi Yuyun saat mendapati warga Dusun III tidak\u00a0 lagi mencari air yang \u00a0jauh dan mengantri untuk mendapatkan air bersih.\u00a0 Kini, warga masyarakat sudah dapat menikmati air bersih dari rumah masing-masing dengan cukup memutar kran.\u00a0 Dengan menjadi bagian dari KPSPAMS setidaknya Yuyun dapat membantu kebutuhan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.\u00a0 Ia pun memiliki pengetahuan dan ketrampilan administrasi keuangan yang diajarkan fasilitator Pamsimas dan mampu mengelola administrasi dan keuangan KPSPAMS lebih baik sehingga menumbuhkan kepercayaan masyarakat.<\/p>\n<p>Tidak semua orang dapat menerima keberadaan KPSPAMS dengan baik, selalu saja ada masyarakat yang curiga terkait pengelolaan KPSPAMS terutama dalam mengelola keuangan.\u00a0 Masih ada sebagian\u00a0 warga yang beranggapan pungutan iuran air hanya dinikmati oleh pengurus KPSPAMS.\u00a0 Namun berkat pengelolaan keuangan yang baik didukung kelengkapan adminstrasi dan dilakukan secara transparan melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban kepada warga, anggapan miring tersebut dapat ditepis dengan sendirinya dan warga semakin menaruh hormat dan kepercayaan kepada KPSPAMS.<\/p>\n<p>Program Pamsimas memang beda, dan mampu menepis pengalaman buruk program sejenis sebelumnya.\u00a0 Program Pamsimas memberi banyak manfaat kepada masyarakat selain memberikan kemudahan bagi warga dalam mengakses air minium.\u00a0 Warga masyarakat tidak perlu lagi bangun pagi-pagi untuk mencari air atau menghentikan pekerjaan sementara karena harus mencari air sehingga memiliki waktu lebih banyak untuk beristirakat.\u00a0 Waktu yang ada bisa lebih dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan lainnya yang lebih produktif.\u00a0 Bagi warga yang sebelumnya masih membeli air dengan harga Rp 1.500 untuk 40 liter (2 derigen), kini cukup membayar iuran Rp 2.500 untuk mendapatkan 1 M<sup>3<\/sup> atau 1.000 liter air, sehingga pengeluaran bisa lebih dihemat.<\/p>\n<p>Kini tantangan yang dihadapi Yuyun dan pengurus KPSPAMS lainnya adalah mewujudkan pelayanan air minum 100% bagi seluruh warga Desa Putat.\u00a0 Saat ini Pamsimas baru mampu melayani kebutuhan air minum bagi 70% warga desa, sedangkan 30% lagi belum terlayani dengan baik. Yuyun bersama segenap pengurus KPSPAMS senantiasa berkoordinasi dengan fasilitator, pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten untuk mencari peluang-peluang pendanaan dan program untuk mewujudkan 100% akses air minum bagi seluruh warga desa. (<em>Dedi Nuryadi \u2013 FM CD Kab Cirebon<\/em><em>\/ Hartono Karyatin-Media Sp PAMSIMAS<\/em>).<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-5px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-3 fusion-columns-total-5 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-35593 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-35594 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-35590 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-35591 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-35592 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":35593,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[13,17],"tags":[],"class_list":["post-35589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-artikel","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35589"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35589\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}