{"id":34937,"date":"2020-10-21T10:11:21","date_gmt":"2020-10-21T03:11:21","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=34937"},"modified":"2020-10-21T10:11:21","modified_gmt":"2020-10-21T03:11:21","slug":"kpspams-desa-bakat-aceh-barat-miliki-sumber-air-baku-berlimpah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=34937","title":{"rendered":"KPSPAMS Desa Bakat Aceh Barat Miliki Sumber Air Baku Berlimpah"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:4px;\">A<\/span>ceh Barat, Aceh<\/em><\/strong> &#8211; Sarana air minum hasil kegiatan\/program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sudah dapat dinikmati warga Desa Bakat Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perdesaan tersebut dibangun dengan bantuan BLM-APBN tahun 2019 dengan dengan memanfaatkan sumber air baku dari sumur bor artesis bantuan <em>Red Cross<\/em> pada masa tsunami tahun 2006. Airnya sudah dilakukan uji laboratorium dan dinyatakan layak dikonsumsi.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan jumlah penduduk Desa Bakat sebanyak 160 KK atau 750 jiwa yang tersebar di empat dusun. \u201cProgram Pamsimas telah melayani tiga dusun dengan jumlah penerima manfaat 575 orang,\u201c tutur Irwan, Ketua KPSPAMS \u2018Beutroh Bancita\u2019 Desa Bakat saat menerima kunjungan Tim Monitoring Pamsimas Provinsi Aceh, Bahagia Ishak-Co PC Aceh, didampingi Koordinator Pamsimas (DC) Kabupaten Aceh Barat, Irawati, pada pertengahan September lalu.\u00a0 Tiga dusun tersebut mendapatkan pasokan air Pamsimas melalui menara air dan jaringan pipa distribusi sepanjang 3.000 meter yang terhubung ke rumah warga melalui 125 sambungan rumah (SR).<\/p>\n<p>Irwan menambahkan, masih ada 35 KK atau 175 jiwa yang belum mendapatkan akses air minum Pamsimas. Mereka ini kebanyakan tinggal di atas bukit dimana jaringan perpipaan Pamsimas belum menjangkau pemukiman warga. Untuk sementara mereka masih dapat memafaatkan sumur gali yang dimiliki.<\/p>\n<p>\u201c<em>Alhamdulillah<\/em> pelayanan air minum sudah berjalan lancar sejak bulan Juli 2020,\u201d tutur Irwan. \u00a0Masyarakat merasa bersyukur dengan hadirnya program Pamsimas di Desa Bakat. Sudah dua kali program sejenis hadir di desa ini, namun tidak berkelanjutan. Program Pamsimas telah berhasil melayani kebutuhan air minum bagi masyarakat setempat. Irwan berharap sarana Pamsimas dapat memberikan pelayanan air minum secara berkelanjutan kepada masyarakat, mengingat sudah puluhan tahun warga setempat mengkonsumsi air yang tidak layak.<\/p>\n<p>Bulan Juli 2020 air Pamsimas sudah dapat dinikmati warga Desa Bakat. Selama tiga bulan ini warga Desa Bakat sudah dapat menikmati layanan air minum yang beroperasi selama 24 jam. Mesin pompa akan berhenti secara otomatis bila air dalam bak penampungan penuh.<\/p>\n<p>Mulai bulan Agustus 2020, KPSPAMS memberlakukan iuran air bagi warga dengan tarif Rp 1.000\/m<sup>3<\/sup> ditambah biaya beban (abonemen) Rp 2.000 perbulan. Irwan menuturkan, setiap bulannya rata-rata rumah tangga menggunakan air sebanyak 25 m<sup>3<\/sup> dengan biaya yang harus dibayar Rp 25.000; pemakaian terendah sebanyak 4 m<sup>3 <\/sup>per bulan.<\/p>\n<p>Pada bulan Agustus 2020 KPSPAMS mampu mengumpulkan hasil iuran air sebesar Rp 1.350.000. Pemasukan dari iuran air tersebut dibelanjakan untuk membayar tagihan listrik Rp 500.000, cadangan perbaikan\/kerusakan Rp 500.000, biaya jasa tiga orang pengelola air Rp 300.000, dan sisanya sebesar Rp 50.000 untuk kas kampung.<\/p>\n<p>Pemerintah Desa Bakat memberikan dukungan penuh kepada KPSPAMS dengan melakukan suntikan dana untuk pembangunan di desa. Pemerintah desa juga memfasilitasi rapat pertama pembentukan dan pemilihan pengurus KPSPAMS yang dilakukan secara musyawarah dengan mengundang seluruh unsur-unsur masyarakat.<\/p>\n<p>Kepala Desa Bakat, Mustafa Husen mengajak semua anggota masyarakat untuk tertib membayar iuran dan menjaga serta memelihara sarana yang telah dibangun Pamsimas. \u201cApabila tidak dilakukan pembayaran selama tiga bulan berturut-turut, maka pemerintah desa meminta kepada KPSPAMS untuk melakukan pemutusan sambungan air,\u201d ucap kepala desa menegaskan dukungannya kepada pengurus KPSPAMS.<\/p>\n<p>Mustafa Husen menegaskan agar perlakuan seperti ini diberikan kepada semua anggota masyarakat yang menjadi pelanggan air tanpa kecuali, sehingga warga yang tidak membayar iuran tidak marah kepada pengurus KPSPAMS. \u00a0Warga yang tidak tertib membayar iuran dapat mengganggu atau mempengaruhi warga lainnya yang sudah tertib membayar iuran setiap bulannya.<\/p>\n<p>Irawati, Koordinator Pamsimas (DC) Kabupaten Aceh Barat menyampaikan, pengurus KPSPAMS Desa Bakat berhasil memodifikasi pompa \u2018Robin\u2019 menjadi <em>jetpump<\/em> yang mampu menyedot air lebih dari 3 liter per detik sehingga ketersediaan air di bak penampungan mencukupi.<\/p>\n<p>Sumber air yang digunakan di Desa Bakat berasal dari sumur bor bantuan <em>Red Cross<\/em> pada masa tsunami, dengan debit air yang dihasilkan melebihi kebutuhan masyarakat dan merupakan sumur bor artesis. \u00a0Dengan debit air cukup besar, SPAM ini nantinya dapat dikembangkan lebih luas lagi sehingga dapat menjangkau pelayanan bagi desa-desa di sekitar.\u00a0 Atas persetujuan Pemerintah Desa Bakat dalam dua bulan ini warga Desa Kuala Be yang menjadi tetangga Desa Bakat diizinkan mengambil air Pamsimas di jaringan paling ujung. (<em>Bahagia Ishak<\/em><em>&#8211;<\/em><em>Co<\/em> <em>PC Aceh\/ Hartono Karyatin-Media Sp PAMSIMAS)<\/em>.<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-5px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-3 fusion-columns-total-6 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34943 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34938 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34939 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34940 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34941 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-3 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34942 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":34943,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"#ffffff","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[13,17],"tags":[],"class_list":["post-34937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-artikel","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34937"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34937\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}