{"id":34063,"date":"2020-08-18T11:59:19","date_gmt":"2020-08-18T04:59:19","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=34063"},"modified":"2020-08-18T11:59:19","modified_gmt":"2020-08-18T04:59:19","slug":"deklarasi-lima-pilar-stbm-desa-mataru-timur-kec-mataru-kab-alor-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=34063","title":{"rendered":"Deklarasi Lima Pilar STBM Desa Mataru Timur Kec Mataru Kab Alor NTT"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:60px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-column-has-shadow fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\">A<\/span>lor, NTT<\/em><\/strong> \u2013 Bertepatan dengan peringatan 75 tahun Indonesia Merdeka \u2013 17 Agustus 2020, Bupati Alor Provinsi NTT, Drs Amon Djobo yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor dr Christine OMB Laoemoery memimpin Deklarasi Desa Mataru Timur Kecamatan Mataru sebagai \u201cDesa STBM\u201d.\u00a0 Deklarasi Desa STBM merupakan pengakuan dan penghargaan pemerintah daerah terhadap capaian yang dilaksanakan pemerintah desa dalam merubah perilaku dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.<\/p>\n<p>Christine menyampaikan, kesehatan masyarakat sangat erat kaitannya dengan perilaku dan lingkungan. Dikatakannya, kondisi sanitasi yang buruk dapat berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. \u00a0Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat dimulai dari turunnya kualitas lingkungan hidup masyarakat, tercemarnya air minum, dan munculnya berbagai penyakit.<\/p>\n<p>\u201cSanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah model pendekatan dan paradigma baru dalam pembangunan sanitasi di Indonesia yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku, yang bertujuan untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,\u201d tambah Christine.<\/p>\n<p>Deklarasi Desa STBM merupakan tindak lanjut atas penetapan Kabupaten Alor sebagai Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)\u00a0 pada akhir Desember 2017 oleh Pemerintah Kabupaten Alor bersama\u00a0 program Pamsimas dan <em>Non Government Organization<\/em> (NGO) serta para penggiat sanitarian.<\/p>\n<p>Di tengah masa pandemi COVID-19, rendahnya pendanaan infrastruktur dasar, dan \u00a0menurunnya budaya gotong royong; warga Desa Mataru Timur \u00a0secara swadaya bersama-sama dengan penggiat sanitarian setempat berhasil membangun jamban sehat dan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). \u00a0\u00a0Desa Mataru Timur menjadi desa pertama di Kecamatan Mataru dan di Kabupaten Alor yang memperoleh predikat \u201cDesa STBM\u201d.<\/p>\n<p>Desa Mataru Timur merupakan desa sasaran program Pamsimas tahun anggaran 2009 dengan sumber pendanaan dari APBN. \u00a0Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perdesaan yang dibangun melalui program Pamsimas saat ini kondisinya berfungsi baik <em>(Data SIM <\/em><em>Keberlanjutan<\/em><em>, Juni 2020). <\/em><\/p>\n<p>Soleman, Kepala Desa Mataru Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Mataru Timur yang telah bekerja keras untuk membangun jamban sehat, sarana CTPS, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang dilakukan secara swadaya tanpa diupah dalam mewujudkan\u00a0 Desa Mataru Timur sebagai Desa STBM.<\/p>\n<p>Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Yameha, SKM menyampaikan, Deklarasi STBM bagi Desa Mataru Timur dimaksudkan untuk memberikan pengaruh positif untuk memicu kecamatan, kelurahan dan desa lain untuk mengikuti jejak langkah Desa Taman Mataru\/Mataru Timur.\u00a0 Dengan letak geografis dan topografi yang sangat sulit tetapi masyarakat bisa deklarasikan \u201cDesa STBM\u201d.\u00a0 Hal ini merupakan contoh dan tantangan untuk desa\/kelurahan lain di Kabupaten Alor.\u00a0 Setelah Deklarasi STBM\u00a0 masyarakat diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan sarana yang telah dibangun dan tidak kembali (lagi) kepada kebiasaan awal (yang buruk).<\/p>\n<p>Ia mentargetkan Alor menjadi Kabupaten STBM pada tahun 2022. Yameha mengajak semua komponen dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan promosi kesehatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan mensukseskan visi dan misi Bupati Alor: \u00a0Alor Kenyang, Sehat dan Pintar.<\/p>\n<p>Kegiatan Deklarasi STBM turut dihadiri Kepala Bapelitbang Kabupaten Alor, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor berserta jajarannya, Camat Mataru, perwakilan kepala desa dari tujuh desa di \u00a0Kecamatan Mataru, Perwakilan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Provinsi NTT, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat (Felix Boro-TA STBM Prov NTT\/Hartono).<\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:30px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-5px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-4 fusion-columns-total-4 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34064 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34065 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34066 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:5px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-none\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-34067 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":34064,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[13,17],"tags":[],"class_list":["post-34063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-artikel","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34063"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34063\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}