{"id":1627,"date":"2018-03-21T16:27:11","date_gmt":"2018-03-21T09:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=1627"},"modified":"2018-03-21T16:27:11","modified_gmt":"2018-03-21T09:27:11","slug":"pamsimas-partispasi-world-urban-forum-di-kuala-lumpur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=1627","title":{"rendered":"Pamsimas Partispasi World Urban Forum di Kuala Lumpur"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:0px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:6px;\">K<\/span>uala Lumpur &#8211; Malaysia<\/em><\/strong>.\u00a0 PAMSIMAS ikut meramaikan perhelatan dunia, World Urban Forum (WUF) yang ke-9, yang digelar di Kuala Lumpur &#8211; Malaysia, 7 &#8211; 13 Februari 2018. \u00a0WUF dengan tema :\u00a0 <em>Cities 2030, Cities for All :\u00a0 Implementing the New Urban Agenda<\/em>, diikuti perwakilan dari berbagai Negara, organisasi non-pemerintah, dan perwakilan lembaga internasional lainnya.<\/p>\n<p>WUF merupakan ajang global terjadinya interaksi antara pembuat kebijakan, pemimpin pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah dan praktisi ahli bidang pembangunan perkotaan dan kawasan pemukiman secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>PAMSIMAS memberikan <em>sharing<\/em> pengalaman dalam menciptakan kawasan permukiman di perdesaan yang sehat melalui program penyediaan akses aman air minum dan sanitasi yang layak sebagai akselerator untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).<\/p>\n<p>Dalam gelaran mini <em>talkshow<\/em> <em>stand<\/em> Indonesia di arena WUF ke-9, sepasang fasilitator program PAMSIMAS, yakni Uriati Zulkifli, Fasilitator dari Kab. 50 Kota \u2013 Sumatera Barat dan Afander Ferianus\u00a0 Adu, Fasilitator Senior dari Kab. Manggarai \u2013 Nusa Tenggara Timur (NTT), di hadapan forum antar-bangsa, memaparkan pengalaman melakukan kegiatan pemberdayaan dan mendampingi masyarakat dalam program PAMSIMAS.\u00a0 Mereka berdua tampil bersama Putri Setyati pengelola program SANIMAS dari Kementerian PUPR.<\/p>\n<p>Kedua fasilitator yang tampil mengenakan pakaian adat sesuai daerah asal, di hadapan <em>audience<\/em> dari berbagai Negara, tidak lupa menyelipkan pesan promosi daerahnya, termasuk pulau komodo di Nusa Tenggara Timur yang terkenal satwa reptil raksasa.<\/p>\n<p>Mini <em>talkshow<\/em> persembahan PAMSIMAS memiliki daya pikat tersendiri.\u00a0 Seperti dituturkan Afander, fasilitator kelahiran NTT, peserta dari Nigeria yang diundangnya sehari sebelumnya, termotivasi hadir karena pemberi materi adalah fasilitator, pelaku kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan bukan disampaikan oleh ekpertis atau para ahli sebagaimana ditampilkan <em>booth<\/em> Negara lain.<\/p>\n<p>Laki-laki dari Nigeria tersebut mengajukan pertanyaan terhadap sarana yang dibangun apakah masyarakat dikenakan biaya atau tidak ? Terhadap pertanyaan ini, Uriati yang merupakan Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Riau memberikan penjelasan.\u00a0 Masyarakat dikenakan biaya dengan tarif sesuai kesepakatan masyarakat.\u00a0 Fasilitator hanya memberikan petunjuk bahwa tarif air ditetapkan berdasarkan kebutuhan biaya operasional dan pemeliharaan.\u00a0 \u201cIuran berasal dari masyarakat dan digunakan untuk sarana masyarakat.\u00a0 Jika pun ada kelebihan dari biaya operasional dan pemeliharaan, akan disimpan dalam kas untuk digunakan masyarakat itu sendiri\u201d, jelas Uriati lebih lanjut.<\/p>\n<p>Afandar yang merupakan Sarjana Teknik Sipil menambahkan, perhitungan tarif iuran air mengacu pada nilai investasi sarana terbangun.\u00a0 Ia mengandaikan, membangun sarana air minum seperti sedang berinvestasi.\u00a0 Sarana yang dibangun perlu dilakukan pemeliharaan, kalau tidak maka akan rusak.\u00a0 Iuran yang dibayarkan masyarakat digunakan untuk pemeliharaan sarana terbangun.\u00a0 Itulah alasannya, kenapa perhitungan iuran harus disesuaikan dengan nilai investasi yang telah dikeluarkan.\u00a0 Dengan harapan, pada akhirnya BP SPAMS menjadi lembaga mandiri.\u00a0 Tugas fasilitator adalah mempersiapkan masyarakat dalam mengelola keberlanjutan program untuk memenuhi kebutuhan air, dengan harapan suatu saat nanti masyarakat akan mandiri dan tidak membutuhkan bantuan pemerintah lagi.<\/p>\n<p>Seorang perempuan berjilbab asal Malaysia menanyakan apakah masyarakat yang akan membangun sarana terlebih dulu diberikan training ?<\/p>\n<p>\u201cYa ada (<em>diberikan training-Red<\/em>), itulah tugas kami sebagai fasilitator, memberikan training kepada masyarakat agar mereka mampu melaksanakan program dengan baik, tidak hanya training yang bersifat teknikal pembangunan sarana, akan tetapi juga training dalam pembukuan, administrasi dan penguatan kelembagaan\u201d, jelas Uriati fasilitator pemberdayaan kelahiran Kab. 50 Kota.<\/p>\n<p>Seorang laki-laki dari Bangladesh menanyakan keberlanjutan sarana setelah selesai dibangun, mengingat banyak program tidak ada keberlanjutan, dan akhirnya program gagal.<\/p>\n<p>Terhadap pertanyaan itu, Uriati yang menamatkan pendidikan sarjananya tahun 2004, memberikan penjelasan.\u00a0 Program PAMSIMAS sangat memperhatikan keberlanjutan.\u00a0 Ada lima aspek keberlanjutan yang harus selalu diperhatikan yakni, aspek teknik, kelembagaan, keuangan, sosial dan lingkungan.\u00a0 Kelima aspek tersebut harus selalu ada keberlanjutan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk menjamin keberlanjutan program, sebagai fasilitator, kami harus melakukan monitoring dan evaluasi minimal sekali dalam tiga bulan.\u00a0 Jadi setiap lokasi desa binaan tidak ada yang dibiarkan, dilepaskan begitu saja setelah dibangun\u201d, terang Uriati di depan forum antar-bangsa.<\/p>\n<p>Dari berbagai pertanyaan yang disampaikan tergambar pola pertanyaan yang berbeda dari kalangan negara berkembang dan negara maju.\u00a0 Kemudian seorang peserta bertanya bagaimana caranya melakukan pendampingan kepada masyarakat ?<\/p>\n<p>Terhadap pertanyaan ini Uriati menjelaskan, bahwa fasilitator mempersiapkan perencanaan kegiatan bersama masyarakat selama satu tahun, dan selama\u00a0 satu tahun pula mendampingi masyarakat saat implementasi sekaligus mempersiapkan masyarakat untuk keberlanjutan program.<\/p>\n<p>Seorang perempuan berkulit hitam dengan tanpa menyebutkan asal Negaranya menanyakan ada tidaknya sasaran kegiatan untuk anak-anak ?<\/p>\n<p>Afander menjelaskan bahwa anak-anak menjadi salah satu sasaran program.\u00a0 Dijelaskan, membangun anak-anak sedari dini sangat penting, karenanya ada pelatihan khusus bagi masyarakat dan di sekolah khususnya siswa-siswi Sekolah Dasar melalui program promosi kesehatan.\u00a0 Tujuannya adalah membangun <em>mindset <\/em>(pola pikir) anak-anak sedari dini agar berperilaku hidup bersih dan sehat, seperti membiasakan cuci tangan pakai sabun.<\/p>\n<p>Sepertinya <em>audience<\/em> yang hadir dalam <em>talkshow<\/em> berasal dari berbagai Negara dengan sudut pandang berbeda.\u00a0 Kebanyakan <em>talkshow<\/em> di arena WUF menampilkan pembicara ahli atau ekpertis.\u00a0 PAMSIMAS menyajikan hal yang berbeda, sudut pandang yang berbeda, dengan menampilkan pelaku langsung kegiatan di lapangan.\u00a0 Mereka memanfaatkan forum <em>talkshow<\/em> sebagai ajang pertukaran pengalaman di lapangan dengan berbagai permasalahan yang dihadapi namun tetap dengan spirit perjuangan.\u00a0 Karenanya setiap penanya selalu memberikan ungkapan apresiasi terhadap peran dan tugas fasilitator yang luar biasa setelah mendapatkan penjelasan\/tanggapan atas pertanyaannya.<\/p>\n<p>Penampilan fasilitator PAMSIMAS pada forum dunia tersebut patut mendapatkan acungan jempol.\u00a0 Penuh percaya diri dan lantang berbicara Inggris, seolah tengah berbicara dihadapan masyarakat desa.\u00a0 Keduanya secara bergantian memaparkan pengalamannya dalam mendampingi masyarakat maupun merespon setiap pertanyaan dari berbagai Negara.<\/p>\n<p>Seperti dibisikkan ke penulis, Sekretaris Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir. Rini Agustin Indriani, MURP yang hadir pada <em>talkshow <\/em>tersebut<em>, <\/em>\u00a0memberikan apresiasi dan salut.\u00a0 Sebelum tampil resmi di WUF9, mereka latihan presentasi lebih dari lima kali di hadapan mentor.\u00a0 Tidak sia-sia, mentoring dan bimbingan yang diberikan oleh Ari Alam (Co-TL PAMSIMAS) dan Wiriasto Herry Septiadi (CD) sekaligus <em>Host<\/em> mini <em>talkshow<\/em>, membuahkan hasil.<\/p>\n<p>World Urban Forum (WUF) adalah forum teknis non-legislatif yang diselenggarakan oleh United Nations Human Settlements Programme (UN-Habitat) yang diselenggarakan sejak tahun 2002.<\/p>\n<p>Forum mengumpulkan berbagai ahli bidang kehidupan dari seluruh dunia. Peserta Forum mencakup, namun tidak terbatas pada, pemerintah pusat, regional dan pemerintah lokal, organisasi non-pemerintah, organisasi berbasis masyarakat, profesional, lembaga penelitian dan akademisi, sektor swasta, lembaga keuangan pembangunan, yayasan, media dan organisasi di bawah PBB dan organisasi internasional lainnya.<\/p>\n<p>Gelaran WUF berikutnya akan dilaksanakan tahun 2020 di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab <span style=\"font-size: 12px;\">(Hartono Karyatin &#8211; Advocacy &amp; Media Sp. NMC)<\/span><\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:60px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:3px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-1px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-4 fusion-columns-total-4 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-22015 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-22016 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-22017 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-22018 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":15216,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[15,17],"tags":[],"class_list":["post-1627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-berita","category-index-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1627"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1627\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}