{"id":14182,"date":"2018-06-26T16:45:04","date_gmt":"2018-06-26T09:45:04","guid":{"rendered":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=14182"},"modified":"2018-06-26T16:45:04","modified_gmt":"2018-06-26T09:45:04","slug":"bangkit-bangun-akses-universal-dengan-pelayanan-berkualitas-desa-kedungori-kec-dempet-kab-demak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/?p=14182","title":{"rendered":"Bangkit Bangun Akses Universal dengan Pelayanan Berkualitas (Desa Kedungori Kec. Dempet Kab. Demak)"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 fusion-flex-container nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row fusion-flex-align-items-flex-start fusion-flex-content-wrap\" style=\"max-width:calc( 1200px + 0px );margin-left: calc(-0px \/ 2 );margin-right: calc(-0px \/ 2 );\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-flex-column\" style=\"--awb-bg-size:cover;--awb-width-large:100%;--awb-margin-top-large:0px;--awb-spacing-right-large:0px;--awb-margin-bottom-large:0px;--awb-spacing-left-large:0px;--awb-width-medium:100%;--awb-spacing-right-medium:0px;--awb-spacing-left-medium:0px;--awb-width-small:100%;--awb-spacing-right-small:0px;--awb-spacing-left-small:0px;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-flex-justify-content-flex-start fusion-content-layout-column\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p><em>Berbagi dan melayani merupakan sebuah kewajiban yang harus ditunaikan demi kebutuhan hak<\/em>\u00a0 <em>\u00a0dasar<\/em> <em>\u00a0(air bersih) <\/em>\u00a0<em>yang <\/em>\u00a0<em>lebih layak.<\/em> <em>Penerapan teknologi <\/em>\u00a0<em>pengelolaan air <\/em>\u00a0<em>oleh KP<\/em><em>&#8211;<\/em><em>SPAMS <\/em>\u00a0<em>memberikan kualitas air semakin jernih<\/em>.<\/p>\n<p><strong><em><span class=\"fusion-dropcap dropcap dropcap-boxed\" style=\"--awb-border-radius:6px;\">D<\/span>emak, Jawa Tengah<\/em><\/strong> &#8211; Jauh sebelum Pamsimas masuk di desa, kebutuhan akan air bersih yang digunakan\u00a0 sebelum\u00a0 tahun 2008\u00a0 adalah\u00a0 sumur\u00a0 dangkal\u00a0 dengan\u00a0 kedalaman kurang\u00a0 dari\u00a0 10\u00a0 m dengan debit air yang tidak terlalu besar dengan jumlah pemakai yang tidak lebih dari 4 KK.\u00a0 Apabila dipergunakan lebih dari itu maka air akan habis dan harus menunggu lagi pada pagi harinya.<\/p>\n<p>Sumber lain yang bisa digunakan yaitu dari Sungai Sidowayah, dimana airnya keruh dan kondisi pada saat kemarau kering. Air dari sungai ini digunakan untuk kegiatan MCK dengan pengambilan secara langsung ke sungai dengan bantuan pompa sanyo.<\/p>\n<p>Sumber lain adalah Sungai Kalijajar, yang airnya mengalir terus menerus sepanjang tahun.\u00a0 Di musim kemaraupun air tersedia berlimpah.\u00a0 Warga mengambil air dengan dirigen.\u00a0 Ada juga warga yang\u00a0 mengambil keuntungan ekonomis dengan menjual\u00a0 air sungai tersebut seharga\u00a0 Rp. 3.000\/derigen.<\/p>\n<p>Desa Kedungori\u00a0 berada\u00a0 di sebelah\u00a0 selatan\u00a0 wilayah Kabupaten Demak, tepatnya di Kecamatan Dempet.<\/p>\n<p>Akses sanitasi yang buruk karena aliran air yang tidak\u00a0 lancar\u00a0 semakin memperparah\u00a0 kondisi\u00a0 warga desa.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana dengan Pamsimas<\/strong><\/p>\n<p>Saat desa tersebut memperoleh bantuan program Pamsimas tahun 2009,\u00a0\u00a0 muncul optimisme dari masyarakat bahwa sarana air yang lebih baik akan segera hadir.\u00a0\u00a0 Bukan hanya Pamsimas, tahun 2012 mendapatkan\u00a0 Program Hibah\u00a0 Insentif\u00a0 Desa\u00a0 (HID), tahun 2015 mendapat HIK tahun 2015, dan pada tahun 2017 kemarin mendapat program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP).\u00a0 Melalui berbagai bantuan tersebut, terbangun 1 unit sumur dalam, menara air kapasitas 18 m<sup>2<\/sup>, pipa transmisi dan distribusi sepanjang 10 Km, dan IPAS (Istalasi Pengolah Air Sederhana) sebanyak 3 unit.<\/p>\n<p>Rasa syukur masyarakat terhadap apa yang sudah diberikan pemerintah dengan memberikan fasilitas air bersih, sehingga terpenuhinya keadilan sosial khususnya hak dasar yang diterima. Sampai dengan tahun 2017 pelayanan air bersih sudah mencapai 100%, \u00a0dengan jumlah penduduk terlayani sebanyak 3.056 jiwa, dengan jumlah sambungan 872 SR dan peningkatan akses sanitasi 100% (JSP 853 buah dan JSSP 163 buah). \u00a0Pengelola SPAMS Perdesaan tinggal mengelola keberlanjutan dengan\u00a0 melakukan perawatan, pengembangan teknologi, dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Apa yang diperoleh <\/strong><\/p>\n<p>Sesuai visi yang ingin dicapai <strong><em>\u201cTerwujudnya masyarakat yang hidup bersih, sehat, dan sejahtera,\u201d\u00a0 <\/em><\/strong>maka sistem pengelolaan yang diterapkan dengan tetap menanamkan rasa memiliki dan keiklasan dalam mewujudkan pelayanan masyarakat. Salah satu wujud pelayanan\u00a0 KP-SPAMS Kedung Tirto adalah mampu menyediakan kualitas air yang layak dengan penerapan teknologi tepat guna.<\/p>\n<p>Tahun demi tahun belajar untuk menyempurnakan kualitas air yang akan disalurkan kepada masyarakat, baik dengan sistem yang ada sejak tahun 2009 dengan sistem IPAS yang \u00a0masih harus dilakukan pengolahan secara sederhana, belajar merawat sumur bor, dan yang terbaru adalah penerapan PAC (<em>Poly Aluminium Chloride<\/em>) pada pengolahan air sungai.<\/p>\n<p>PAC adalah produk perawatan air yang sangat efektif dan efisien, \u00a0merupakan koagulan (zat kimia yang menyebabkan destabilisasi muatan negatif partikel di dalam suspensi) yang bisa membantu untuk menjernihkan air. \u00a0Manfaat dari penerapan teknologi ini adalah kualitas air yang dihasilkan lebih jernih.<\/p>\n<p>Tahapan teknologi pengolahan air dengan PAC yaitu koagulasi (pengadukan cepat), flokulasi (pengadukan lambat), sedimentasi (pengendapan), filtrasi (penyaringan), dan desinfeksi. Ngatmin, Ketua KP-SPAMS Kedung Tirto menjelaskan, dosis PAC dalam proses pengadukan cepat membutuhkan bahan sebanyak 6 kg yang dilarutkan dengan 600 lt air dan dapat digunakan untuk satu hari. Sehingga kebutuhan PAC dalam satu bulan sebanyak 180 kg PAC.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana dengan Kualitas Pelayanan<\/strong><\/p>\n<p>Pengguna pelayanan air bersih (<em>customer\u2019s expectation<\/em>) adalah tersedianya air terutama setiap saat dibutuhkan, serta jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan air bersih harian, sehingga kuantitas dan kontinuitas aliran air bersih menjadi hal yang utama dalam penentuan tingkat kepuasan bagi masyarakat pengguna layanan.<\/p>\n<p>Kepuasan merupakan tingkat perasaan konsumen yang diperoleh setelah pengguna air bersih melakukan\/menikmati sesuatu. Dengan demikian dapat diartikan bahwa kepuasan konsumen merupakan perbedaan antara yang diharapkan konsumen (nilai harapan) dengan situasi yang diberikan KP-SPAMS dalam pelayanan memenuhi harapan pengguna.<\/p>\n<p>Kualitas air secara umum menunjukkan mutu atau kondisi air. Ditinjau dari segi kualitas (mutu) air secara langsung\u00a0 atau tidak langsung pencemaran akan berpengaruh terhadap kualitas air. Sesuai dengan dasar pertimbangan penetapan kualitas air bersih, usaha pengelolaan terhadap air yang digunakan oleh masyarakat sebagai air bersih sudah sesuai dengan standar kualitas air apalagi dengan penerapan teknologi pemurnian air sudah dilakukan oleh KP-SPAMS, dimana merencanakan sistem dan proses dilakukan terhadap sumber daya air. \u00a0Persepsi terhadap kualitas air dalam penelitian ini hanya parameter fisik. \u00a0Parameter ini diambil karena parameter fisik yang meliputi bau, rasa, warna, dan kekeruhan dapat diterjemahkan oleh indera manusia.\u00a0 Seperti indera penciuman (bau), indera penglihatan (warna dan kekeruhan), dan indera pengecap (rasa) sehingga responden dapat memberikan penilaian. \u00a0Air yang berkualitas baik akan dinilai secara fisik menunjukkan kondisi tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna dan tidak keruh. Dari identifikasi yang dilakukan oleh KP-SPAMS terdapat 100% pengguna air atau 887 KK menyatakan kualitas air bagus dan jernih.<\/p>\n<p>Kontinuitas pengaliran paling ideal adalah 24 jam non-stop mengingat kebutuhan akan ketersediaan air tidak tergantung waktu. Kontinuitas sangat berkaitan dengan kebiasaan pemakaian air.<\/p>\n<p>Kepuasan masyarakat akan pelayanan KP-SPAMS serta adanya penerapan teknologi tepat guna tersebut, pengguna air merasa sangat puas dan semua pelayanan dalam satu desa dapat dilayani Pamsimas. <span style=\"font-size: 12px;\">(Ngatmin-Ketua KP-SPAMS Kedung Tirto &amp; Subandriyo-DC Demak\/Hartono Katyatin-Advocacy &amp; Media Sp. NMC)<\/span><\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-separator\" style=\"align-self: center;margin-left: auto;margin-right: auto;margin-top:60px;margin-bottom:60px;width:100%;max-width:150px;\"><div class=\"fusion-separator-border sep-single sep-solid\" style=\"--awb-height:20px;--awb-amount:20px;--awb-sep-color:#55a098;border-color:#55a098;border-top-width:1px;\"><\/div><\/div><div class=\"awb-gallery-wrapper awb-gallery-wrapper-1 button-span-no\"><div style=\"margin:-1px;--awb-bordersize:0px;\" class=\"fusion-gallery fusion-gallery-container fusion-grid-4 fusion-columns-total-4 fusion-gallery-layout-grid fusion-gallery-1\"><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-14184 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-24602 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-24603 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div style=\"padding:1px;\" class=\"fusion-grid-column fusion-gallery-column fusion-gallery-column-4 hover-type-zoomin\"><div class=\"fusion-gallery-image\"><a rel=\"noreferrer\" data-rel=\"iLightbox[gallery_image_1]\" class=\"fusion-lightbox\" target=\"_self\"><img decoding=\"async\" src=\"\" width=\"\" height=\"\" alt=\"\" title=\"\" aria-label=\"\" class=\"img-responsive wp-image-24604 fusion-gallery-image-size-fixed\"  \/><\/a><\/div><\/div><div class=\"clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":14184,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"rs_blank_template":"","rs_page_bg_color":"","slide_template_v7":"","footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-14182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tulisan-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14182\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pamsimas.pu.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}