top banner
  I  

Air Minum Urusan Wajib

Berita Terbaru
Administrator |Kamis - 12 Oktober 2017 15:17:30 WIB | dibaca: 47 pembaca

Kalsel - Kegiatan EGM tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang akan berlangsung dari tanggal 4 s/d 6 Oktober 2017 bertempat di hotel Roditha Banjarmasin pada hari Rabu tanggal 4 Oktober 2017  secara resmi dibuka oleh Kasatker PSPAM Kalimantan Selatan. Dalam sambutan dan arahannya Endra Bekti Nusantara selaku Kasatker PSPAM Kalsel mengharapkan peran maksimal dari Tim ROMS Provinsi dan Kabupaten untuk mendorong dan meyakinkan Pemerintah Kabupaten untuk mempercepat universal akses air minum dan sanitasi pada tahun 2019, salah satunya untuk pembangunan SPAM perdesaan melalui Program Pamsimas. Apalagi tegas beliau berrdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah.

Sehubungan dengan hal tersebut beliau mengharapkan kepada seluruh peserta EGM untuk menjalankan tugas dan perannya dengan maksimal dalam memberikan dukungan dalam pelaksanaan Program Pamsimas baik di tingkat desa, Kabupaten hingga tingkat Provinsi dengan penuh tanggungjawab dan berintegritas agar kualitas perencanaan, pelaksaan dan pasca pelaksanaan semakin lebih baik. Tantangan kita bersama bagaimana desa-desa yang tidak berfungsi dan berfungsi sebagian menjadi berfungsi baik dan berkelanjutan, termasuk desa-desa yang berstatus berfungsi baik agar tetap terjaga dan berkembang menjadi lebih baik, sehingga mampu dalam pemenuhan akses air minum dan sanitasi 100% pada tahun 2019. Terkait dengan pelaksanaan Program HKP di tahun 2017 di Kalimantan Selatan baru 5 kabupaten, sedangkan Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) baru 4 kabupaten, dengan ini saya berharap untuk tahun 2018 seluruh (11) kabupaten berpartisipasi semuanya.

Sebelum sambutan dan arahan Kasatker PSPAM Kalsel, TA CD CB mewakili panitia penyelenggara kegiatan EGM menyampaikan laporan panitia, dimana kegiatan EGM ini diikuti oleh PC dan seluruh Tenaga Ahli ROMS Provinsi dan ROMS Kabupaten ada 11 terdiri dari (DC, Co-DC/DFMA dan DEAO). Kegiatan EGM bertujuan untuk menyamakan pemahaman seluruh Tim ROMS Provinsi dan Kabupaten terkait tugas dan fungsinya, agar mampu memberikan pendampingan yang berkualitas kepada pengelola program tingkat provinsi dan kabupaten, termasuk dalam hal ini dukungan bimbingan teknis dan pengendalian kepada Tim Fasilitator. Dalam kegiatan EGM akan dibahas beberapa isu aktual seperti : Target capaian KPI setiap tahun hingga tahun 2019 per-kabupaten sesuai target provinsi Kalimantan Selatan ; Penyusunan strategi pendampingan di masing-masing kabupaten untuk pencapaian target KPI ; Mereview terhadap realisasi dari target jumlah desa dampingan sampai tahun 2019 yaitu dampingan desa baru dan desa lama sesuai target provinsi ; Menyusun strategi pendampingan dan target bidang pemberdayaan masyarakat, pengelolaan keuangan, pengelolaan Data SIM, dan Konstruksi WSS pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan paska pelaksanaan (keberlanjutan) ; Menyusun target  terkait RAD AMPL (Penyusunan, Expose dan Penerbitan Perbup) ; Menyusun dan review sumber pendanaan dari APBDesa, dan swasta (CSR) di masing-masing Kabupaten terkait dukungan kegiatan dan pendanaan khususnya bagi desa-desa keberlanjutan ; Menyusun rencana pelaksanaan dan Evaluasi Pelaksanaan MIS Day dan CB Day ; dan Melakukan Analisa Data SIM, Anomaly Data, dan Penyajian Laporan secara tepat waktu dan berkualitas dengan berbasis SIM.

Semoga melalui kegiatan EGM ini masing-masing personil atau Tenaga Ahli ROMS provinsi dan kabupaten lebih memahami akan peran dan fungsinya dan tersusunnya terobosan-terobosan ataupun langkah-langkah yang strategis untuk pencapaian target KPI hingga tahun 2019, termasuk tersusunnya target jumlah desa dampingan (desa baru dan desa lama) sampai tahun 2019. (Zulkifli CD-CBS ROMS 13 Kalsel: Deddy Asst.MIS/Web Admin CMAC)


Tidak disertai video terkait.